Uncategorized

Perjalanan Muhammad bin Thahir Al-Maqdisi

Di pagi hari yang membalik, aku berkata pada diriku sendiri, ‘Kalau aku punya kertas, maka aku takkan mampu menulis apa karena aku menerima’. Akhirnya, aku mengeluarkan uang satu dirham itu di mulutk Aku mengeluarkan untuk membeli roti. Uang satu dirham itu tertelan olehku (karena telah dibelikan roti).

Aku pun tertawa. Aku bertemu dengan Abu Thahir bin Khaththab Ash-Shaigh Al-Mawaqiti di Tunisia pada saat aku tertawa. Aku bertanya, “Apa yang membuatmu tertawa?” Kujawab, “Baik-baik saja.” Aku akan menerima aku, tapi aku tetap menolak untuk memintanya. Maka, ia bersumpah seraya berkata, “Katakanlah dengan jujur, kenapa kamu tertawa?” Karena terdesak, aku pun berterus-terang menerima. Kemudian allait menggandengku dan membawaku ke Rumah. Menjamin makananku pada hari itu.

Di waktu Zuhur, aku keluar untuk menunaikan shalat zuhur bersama Abu Thahir. J’étais dikerumuni oleh à pembantu seorang pembesar dari Tunisie bernama Ibnu Qadus. Ibnu Qadus meminta kepada Abu Thahir tentang diriku. Abu Thahir menjawab, «Ini dia orangnya», Ibnu Qadus berkata, «Tuanku – adalah pemimpin Tunisie – meminta diriku untuk mengumpulkan uang 10 dirham yang dihargai setara seperempat dinar setiap kali ditukar, aku lupa. mendatangiku seraya berkata, «Allah telah menyediakan suatu rezeki yang tak terduga sebelumnya.» Kemudian ia menceritakan kisahnya. Kukatakan, ‘Tolong simpankan uang itu di rumahmu. Kita Tetap Berkumpul Sampai Saatnya Aku Harus Pergi. Aku ini sendirian. Tiada orang yang mengurusi urusanku. »Maka dia melakukannya. Setelah itu, ia memberiku uang sejumlah hingga aku berangkat ke Syam. »

Demikianlah lembaran-lembaran atau petikan-petikan sejarah menuangkan ulama, serta berbagai kesulitan, kesengsaraan dan tantangan yang mereka pikul demi mendapatkan ilmu. Demi ilmu mereka hubungan dikeluarkan darah dan nyawa, diterbitkan telah kita lihat bersama. Mereka rela bersabar dengan kesabaran yang au clair de lune biasa sampai mereka mendapatkan ilmu. Mereka adalah untuk imam pembimbing bagi generasi setelah mereka. Semoga Allah merahmati dan meridhai mereka semuanya.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*