Pariaman Banjir Lagi Setelah 40 Tahun Aman, Apa Penyebabnya?
Jakarta – Pariaman kembali mengalami banjir setelah lebih dari 40 tahun aman. Pemerintah terus menggencarkan aksi tanggap darurat untuk membantu korban di wilayah terdampak bencana, termasuk di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Banjir ini menjadi salah satu bencana terparah yang terjadi di Indonesia pada tahun 2025.
Penyebab Utama Banjir Pariaman
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, mengatakan faktor utama banjir adalah alam. Hujan deras terjadi selama beberapa hari berturut-turut, sehingga sungai dan drainase tidak mampu menampung air.
Faktor Tata Ruang
Selain faktor alam, perubahan tata ruang menjadi salah satu penyebab yang signifikan:
- Alih fungsi lahan yang sebelumnya hijau menjadi permukiman atau lahan lain.
- Kemungkinan tidak optimalnya sistem drainase di daerah perkotaan.
- Kurangnya mitigasi atau penanganan tanggul sungai dan resapan air.
Diana menjelaskan bahwa diskusi telah dilakukan dengan pakar geologi UGM dan mantan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati untuk memastikan penyebab banjir, yang menunjukkan kombinasi faktor alam dan tata ruang.
Identifikasi Dampak dan Infrastruktur
Jumlah infrastruktur terdampak banjir dan tanah longsor masih terus diidentifikasi oleh Balai PU setempat, BNPB, dan Basarnas. Data terus diperbarui karena kondisi di lapangan berubah seiring dengan proses tanggap darurat.
Pengiriman Alat Berat untuk Tanggap Darurat
Kementerian PU telah mengirimkan berbagai alat berat ke lokasi terdampak:
- Aceh: 20 unit alat berat
- Sumatera Utara: 21 unit alat berat
- Sumatera Barat: 15 unit alat berat
Alat berat ini digunakan untuk membuka akses dan mempercepat distribusi bantuan ke daerah terdampak banjir. Untuk lokasi yang aksesnya masih tertutup, pihak PU menunggu surutnya banjir agar alat bisa dijangkau.
Kesimpulan
Banjir di Pariaman setelah 40 tahun aman menunjukkan kombinasi faktor alam dan perubahan tata ruang sebagai penyebab utama. Pemerintah telah melakukan langkah tanggap darurat melalui pengiriman alat berat, identifikasi infrastruktur terdampak, dan mitigasi bencana lanjutan.
Fokus Keyword: Banjir Pariaman 2025 Penyebab
