Apa Itu Pesta Sabun Bandung? Fakta di Balik Penggerebekan Pemkot
Penggerebekan Diskotik di Bandung
Pada Selasa malam (26/8/2025), Pemkot Bandung yang dipimpin Wakil Wali Kota Erwin melakukan penggerebekan ke sebuah diskotik. Lokasi tersebut menggelar acara bertajuk Pesta Sabun, di mana pengunjung berpesta di tengah busa sabun yang memenuhi area hiburan.
Erwin menegaskan bahwa hiburan boleh saja diadakan, namun tidak boleh melanggar Perda ataupun merusak moral masyarakat. Ia memperingatkan pengelola agar lebih selektif dalam memilih event organizer (EO) yang bekerja sama.
Apa Itu Pesta Sabun?
Pesta sabun atau foam party adalah jenis hiburan malam yang menyajikan lantai dansa penuh dengan busa. Para pengunjung akan basah kuyup dan berpesta di bawah guyuran busa tersebut. Konsep ini awalnya populer di Eropa dan menyebar ke berbagai negara sebagai atraksi hiburan malam.
Namun, di Indonesia, pesta semacam ini sering dianggap tidak sesuai dengan norma karena bisa memicu tindakan yang vulgar serta menampilkan aurat secara terbuka.
Respon Masyarakat dan Pemerintah
Kegiatan pesta sabun ini memicu banyak laporan dari masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Mereka menilai acara tersebut mencederai visi pembangunan Kota Bandung yang religius dan berbudaya.
Pemkot Bandung kemudian meminta pihak manajemen tempat hiburan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kesalahan serupa. Bila terbukti melanggar Perda, sanksi tegas berupa penyegelan pun akan diberlakukan.
Pernyataan Pihak Manajemen
Manajemen Brotherhood Bunker, selaku pengelola diskotik, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung. Mereka juga berjanji akan mengevaluasi internal dan memutus kerja sama dengan EO yang menyelenggarakan acara tersebut.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada warga Bandung. Ke depan kami pastikan hal ini tidak akan terulang kembali,” ujar perwakilan manajemen.
Kesimpulan
Pesta sabun atau foam party memang menjadi daya tarik hiburan malam, namun di Kota Bandung acara semacam ini tidak bisa dilepaskan dari aturan hukum serta norma sosial. Pemkot Bandung menegaskan akan mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
